Konferensi Internasional Mempromosikan Pemberian Gizi pada Ibu dan Anak di Asia Selatan

Jan 16,2016

Secara global, 159 juta anak-anak mengalami stunting dan 40% dari anak-anak ini berada di Asia Selatan. Dalam hal nutrisi, golongan dalam siklus hidup yang paling rentan terhadap malnutrisi adalah bayi, anak-anak dan perempuan dalam masa reproduksi. Dengan ide tersebut, Konferensi Internasional tentang 'Melahirkan secara Efektif berdasarkan Inovasi dan Bukti Ilmiah' mempromosikan pemberian gizi pada ibu dan anak untuk mengatasi kekurangan gizi pada anak di Asia Selatan.

The South Asia Infant Feeding Research Network (SAIFRN) dan United Nations Children’s’ Fund (UNICEF) bersama-sama menyelenggarakan konferensi tersebut, berasosiasi dengan Kementrian Kesehatan, Badan Nutrisi dan Pengobatan Tradisional, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Universitas Colombo dan Universitas Sydney.

Menyorot pada pentingnya pemberian gizi pada ibu & anak, Perwakilan UNICEF Sri Lanka, Ibu Una McCauley menyatakan bahwa, "Setiap anak berhak untuk mendapatkan nutrisi yang tepat, dan nutrisi yang tepat serta memadai bagi setiap anak dan wanita, sangat penting untuk memastikan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan mereka, serta kesejahteraan generasi yang akan datang. Nutrisi juga memainkan peran penting bagi bangsa dan memberikan kontribusi dalam mengurangi kemiskinan, mempromosikan pembangunan social dan ekonomi serta mengurangi ketidakadilan."

Kebijakan dan program yang mendukung di Sri Langka, sumber daya manusia (SDM) kesehatan masyarakat yang terampil, kolaborasi komunitas dan pendekatan multi-sektoral, menjadi bukti bahwa inisiatif nutrisi sedang diperbaiki untuk membantu perempuan dan anak-anak di negara ini.

Kementrian Kesehatan, Badan Nutrisi dan Pengobatan Tradisional serta pejabat kunci dari Kementrian Kesehatan, UNICEF, WHO, Komisi Tinggi Australia dan perwakilan dari sector akademik dan peneliti global, merupakan peserta dari konferensi ini. Konferensi ini bertitik berat untuk meninjau tantangan dan strategi dalam mencapai pemberian nutrisi yang optimal bagi ibu dan anak di negara berkembang, termasuk di dalamnya adalah kebijakan, teknologi inovatif dan pendekatan multi-sektoral.

Sumber berita: - Klik Di sini!